Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Akibat Jual Rumah Bonus Janda, Kini Metha Diajak Nikah Pria 72 Tahun: Haduh, Itu Sudah Mateng Banget

Niat hati jual rumah sekaligus rela dinikahi sang pembeli, kini janda kembang Metha Kansul justru diajak nikah pria berusia 72 tahun. Begini reaksinya.

Akibat Jual Rumah Bonus Janda, Kini Metha Diajak Nikah Pria 72 Tahun: Haduh, Itu Sudah Mateng Banget


Metha Kanzul mengaku syok saat ada pria berusia 72 tahun nekat mengajaknya menikah setelah viral iklan dirinya jual rumah bonus istri.

Janda muda asal Bangka Belitung ini dengan tegas menolak ajakan pria 72 tahun tersebut untuk menikahinya.

Metha Kanzul menyebut pria tersebut lebih cocok sebagai ayah ketimbang menjadi suaminya.

Rupanya sejak dirinya membuat iklan menjual rumah bonus istri, banyak pria mulai menghubunginya dan mengaku tertarik.

Bahkan pria-pria di luar pulau pun turut ikut berjuang untuk memenangkan hati janda kembang ini.

Metha mengaku dirinya sudah banyak dilirik oleh priamulai dari Jakarta, Riau, Aceh hingga Jayapura.

"Ada yang dari Riau bilang mau membeli rumah saya, kalau terima dirinya mau langsung melamar.

Ada juga yang dari Jayapura, mengaku mau menikah, tetapi beda agama.

Saya jawab sopan maaf saya carinya yang seiman," ungkap Metha.

Bahkan janda kembang berusia 31 tahun itu dijodohkan dengan pria yang sudah berumur 72 tahun.

Menangapi itu Metha sempat tidak percaya, dengan halus dia terpaksa menolak perjodohan itu.

"Saya ditawari seseorang, ini ada kakek saya umur 72 tahun mau nggak.

Terus saya bilang haduh itu sudah mateng banget, tapi ngak segitu juga kali.

Yang seumuranlah, atau diatas 10 tahun, atau sekitar 40an keatas ngak apa-apa.

Kalau sudah 72 itu seumuran bapak saya," ujarnya tertawa.

Ditegaskan Metha selain jangan terlalu tua, Metha juga tidak mau menjadi istri kedua atau dipoligami.

Walaupun ia mengakui secara islam itu diperbolehkan sampai istri empat.

"Dalam islam memang diperbolehkan istri sampai empat asal mampu, kalau tidak mampu cukup satu.

Saya sepertinya belum mampu dan siap." ungkapnya.