Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa? Ada Pulau Terbentuk Di Semburan Lumpur Lapindo?


Taukah kalian dengan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur? Ada apa sih disana? Iya, tepat sekali disana ada semburan Lumpur Lapindo. Selain itu, Kabupaten Sidoarjo sangat dikenal sebagai salah satu pusat industri di Indonesia, tapi image daerah ini berubah setelah kecelakaan pengeboran tambang minyak terjadi di tahun 2006 di kecamatan Porong yang mengakibatkan semburan lumpur panas yang tak pernah berhenti hingga saat ini. Sejak saat itu lumpur panas menjadi salah satu hal yang paling banyak dikaitkan ketika menyinggung nama kabupaten yang berbatasan dengan Surabaya ini.

Apa? Ada Pulau Terbentuk Di Semburan Lumpur Lapindo?

Apa? Ada Pulau Terbentuk Di Semburan Lumpur Lapindo?


Tragedi lumpur panas yang terjadi di wilayah Porong mendadak mengubah image Sidoarjo, bahkan lokasi semburan lumpur tersebut dijadikan salah satu objek wisata tersendiri.

Selain itu, ada yang unik dari kejadian ini semburan lumpur ini. Apabila kita telusuri ke bagian muara kali Porong tempat akhir pembuangan lumpur tersebut, disana akan terlihat sebuah pulau yang konon pulau tersebut merupakan pulau baru.

Pulau Sarinah namanya, bagi warga Desa Tlocor, Kecamatan Jabon, Sidoarjo, Jawa Timur, nama Pulau Sarinah tidak asing lagi. Karena pulau seluas 80 hektare itu berada di Muara Sungai Porong yang bisa ditempuh setengah jam.

Selama bertahun tahun lumpur-lumpur yang mengalir, kini membentuk sedimentasi dan menghasilkan pulau baru yang disebut  oleh warga sekitar dengan nama Pulau Sarinah. Pulau ini memiliki luas sekitar 90 hektar, dan merupakan sedimentasi dari lumpur Lapindo. Pulau ini awalnya sangat gersang, namun akhirnya beberapa warga menanmi pulau tersebut dengan pohon bakau dan tanaman lainnya. Tidak hanya itu saja, pulau ini juga sering menjadi objek penelitian sejumlah mahasiswa dari beberapa Universitas.

Untuk memudahkan perahu merapat, di pulau itu juga didirikan dermaga. Rencananya, pihak pemerintah daerah setempat akan menjadikan pulau ini menjadi salah satu objek wisata. Bahkan beberapa warga dan nelayan Desat Telocor berinisiatif membangun dermaga agar perahu bisa merapat.