Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Misteri Keanehan Perilaku Deddy Dores Sebelum Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari musisi kawakan Deddy Dores. Penyanyi sekaligus pencipta lagu itu telah meninggal dunia pada Selasa malam, 17 Mei 2016.

Misteri Keanehan Perilaku Deddy Dores Sebelum Meninggal Dunia
Deddy Dores bersama Penyanyi Indah Sari

Deddy Dores dikabarkan meninggal akibat penyakit jantung pada pukul 23.45 WIB di Rumah Sakit Internasional Bintaro. Pria kelahiran Surabaya, 28 November 1950, itu rencananya disemayamkan di rumah duka, Jalan Kasuari, Bintaro Jaya Sektor 9, dan dimakamkan di Sumedang, Jawa Barat.

Beragam ucapan bela sungkawa muncul dari media sosial, di antaranya dari musikus Indra Lesmana. "Baru saja mendapat kabar duka.. RIP Dedi Dores," ujar mantan suami Sophia Latjuba itu lewat akun @indralesmana.

Sama halnya dengan akun Tabloid Imaji. "#ImajiMusik - Kabar duka datang dari belantika musik tanah air, Deddy Dores meninggal dunia di RS Bintaro. Doa terbaik kami untuk almarhum," cuit akun itu.

Kematian tiba-tiba musisi senior Deddi Dores pada Selasa malam, 17 Mei 2016 membuat terkejut keluarga dan orang terdekat. Bahkan saking tidak percayanya, Agnes Hellyawati, puteri pertama almarhum Deddy Dores, sempat ingin memindahkan ayahnya ke rumah sakit lain.

"Badannya itu masih hangat waktu saya datang dan saya sempat terpikir memindahkan ke rumah sakit lain karena tidak percaya papa sudah tiada," ujar Agnes, yang ditemui di kediaman keluarga, Cijeler, Sumedang, Jawa Barat, Rabu 18 Mei 2016.

Sebelumnya Agnes juga sempat bercerita bahwa tidak ada firasat akan kepergian sang ayah. Hanya beberapa gelagat yang menurutnya aneh, tidak seperti biasanya.

"Firasat sih tidak ada. Malah kemarin habis nikahin ponakan. Papa menyumbang nyanyi, tapi tidak seperti biasanya. Saya sampai gemetar mendengarnya. Kayak semangat sekali gitu,” ucap Agnes.

Hal serupa juga dirasakan oleh cucu pertama Almarhum Deddy yang akan segera mengikuti langkahnya menjadi musisi, Aghi Alfaghi. Aghi juga merasakan keanehan dari sikap almarhum.

"Firasat sih ngerasa waktu Opa (panggilan Deddy dari sang cucu) mau berangkat ke Singapura, mengobrol sebentar, tapi opa tidak banyak omong. Saya kan duduk sama temannya Opa, Opa pamit sambil berdiri angkat kedua tangan dan ucap salam," jelas Aghi.


Putri Deddy Dores Anggap Kematian Ayahnya Misterius


"Jadi, Papa itu dari bandara sudah didorong kursi roda, naik taksi minta diantar ke Kelapa Gading, ke dokter langganannya. Tapi mungkin dokter sudah tutup, makanya ke Bintaro," ujar Agnes, Putri sulung Deddy Dores.

Agnes juga menganggap kepergian ayahnya misterius, karena saat berpamitan mengatakan akan ke Medan. Namun berbeda dari informasi temannya yang mengatakan ayahnya pergi ke Singapura.

Ibu tiga anak ini pun menjelaskan lebih rinci saat-saat kematian Deddy Dores. "Kalau kata sopir taksi yang bawa Papa, di tol itu masih ada (hidup). Sempat minta putar ke klinik di Sektor Lima. Saya tidak sempat tanya lagi detailnya ke sopir itu, apakah sudah sempat ke klinik atau belum, konsen saya kan ke Papa."

Akhirnya, kata Agnes, Deddy Dores dibawa ke Rumah Sakit Premier Bintaro. “Di situlah saya dapat kabar dari perawatnya," ujar Agnes.

Menurut Agnes, biasanya sakit apapun ayahnya (Deddy Dores) akan rela datang jauh-jauh ke Kelapa Gading untuk berobat.

Kematian mendadak Deddy Dores ini tentu saja membuat keluarga kaget. Terlebih, menurut Agnes, Deddy Dores selalu menjaga kesehatan, meski memiliki beberapa riwayat penyakit.

"Ada gula, tapi terkontrol. Tensi juga, tapi ada obat. Kolesterol juga, tapi semua terjaga. Cuma itu kalau obatnya habis suka malas beli kalau tidak diingatkan. Mungkin sudah jalannya," tuturnya.

Setelah dimakamkan di pemakaman keluarga Deddy Dores, rencananya malam ini keluarga akan mengadakan tahlilan di Kopo, Bandung, kediaman Deddy Dores.