Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Nah Loh! Ternyata Biskuit Crispy Crackers Nissin Gampang Dibakar

Sebuah video biskuit Crispy Crackers produk Nissin yang gampang dibakar, menghebohkan dunia maya. Pasalnya biskuit tersebut bisa dengan mudah terbakar api. Dalam rekaman video tersebut ada beberapa wanita berseragam polisi sedang melakukan percobaan. Dimana mereka memperagakan betapa mudahnya biskuit nissin tersebut bisa terbakar.

Nah Loh! Ternyata Biskuit Crispy Crackers Nissin Gampang Dibakar


Bukan hanya mudah dibakar, api yang menyala di biskuit crackers tersebut semakin dibiarkan semakin besar. Bahkan diantara salah satu diantara mereka ada yang heran, apakah mempunyai kandungan kayu atau plastik, sehingga gampang terbakar. Bahkan di beberapa video yang dibagikan netizen, dituliskan, hati hati memakan biskuit ini karena mengandung lilin.

Mulanya video ini diunggah oleh netizen bernama Rika Rinai, dimana dirinya juga merasa kebingungan, bagaimana bisa biskuit yang sering ia makan gampang dibakar seperti itu. Berikut videonya:




Sementara itu, Pihak Nissin juga telah menanggapi rekaman video yang telah beredar di dunia maya ini, Nissin mengeluarkan surat klarifikasi yang ditujukan bagi semua pelanggannya. Dalam surat tersebut, Nissin menyatakan produk buatan mereka aman untuk dikonsumsi.

Hal ini disampaikan langung oleh Wakil pimpinan Nissin, Agus Susanto G, dia menyatakan klarifikasi secara tertulis dalam surat yang dikeluarkan pada tanggal 3 Maret 2016 tersebut. Dalam klarifikasinya ia menegaskan produk Crispy Crakers aman untuk dikonsumsi.

Nah Loh! Ternyata Biskuit Crispy Crackers Nissin Gampang Dibakar
Foto surat penjelasan dari Nissin (Facebook.com)



Menurut klarifikasinya, crackers nissin rasa keju tersebut memang mudah terbakar karena mempunyai kandungan tepung terigu, gula, dan minyak. Selain itu, kandungan air yang rendah juga membuat biskuit ini menjadi kering sehingga mudah terbakar. Hal yang sama juga sama akan terjadi pada produk sejenis.

Selain itu, dalam surat tersebut, ia juga menuliskan perusahaan yang ia kelola telah memiliki izin edar dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) bahkan juga telah mengantongi sertifikat halal dari MUI.