Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Majelis Rasulullah Tidak Pernah Mendukung AHOK, Begini Klarifikasinya

Majelis Rasulullah Tidak Pernah Mendukung AHOK, Begini Klarifikasinya


KLARIFIKASI
ATAS KEDUSTAAN DAN FITNAH
BAHWA MAJELIS RASULULLAH SAW MENDUKUNG CAGUB AHOK

Alhamdulillah wash Shalatu was Salaamu 'ala Sayyidina RasuliLLAAH SAW.

Terkait beredarnya foto saya dan Pengurus Majelis Rasulullah bersama gubernur Ahok yang dilansir oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab akhir-akhir ini maka perlu diluruskan hal-hal sbb:

1. Majelis Rasulullah bukan parpol dan Majelis Rasulullah tidak pernah ikut-ikutan dalam kampanye, baik kampanye Pilkada, Pileg maupun Pilpres. Oleh karena itu Majelis Rasulullah berlepas diri dari dukung-mendukung cagub/cawagub DKI, sebab Majlis Rasulullah adalah murni Majelis Zikir yang bermanhajkan aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah dibawah bimbingan Guru Mulia Habibana Umar bin Hafizh. Maka terkait Pilkada DKI, Majelis Rasulullah hanya mengenalkan dan mendoakan para calon yang sesuai dengan aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah, dan jelas gubernur Ahok tidak masuk dalam kriteria tersebut.

2. Terkait foto saya dan Crew Majelis Rasulullah bersama gubernur Ahok, maka foto tersebut adalah foto pada tanggal 6 Maret 2015 yaitu saat Majelis Rasulullah memprotes keras kebijakan gubernur Ahok yang melarang kegiatan rutin zikir Majelis Rasulullah di Monas dari sejak zaman beberapa gubernur sebelumnya. Majelis Rasulullah diundang oleh gubernur Ahok untuk membicarakan masalah tsb ke balaikota, dan pada saat itu telah dicapai kesepakatan bahwa Majelis Rasulullah boleh tetap mengadakan 5 kegiatan besar di Monas selama tahun 2015, yaitu sampai bulan Desember 2015, yang kemudian janji itu tidak ditepati oleh gubernur Ahok.

3. Majelis Rasulullah tidak pernah menerima bantuan material apapun dari Penprov DKI, selain dari janji pemberian izin 5 acara kami pada tahun 2015 (ad.2 di atas) yang sampai saat ini tidak pernah ditepati. Bahkan yang beredar berita di media pada saat itu adalah justru tuduhan gubernur Ahok bahwa EO-Majelis Rasulullah ingin di Monas hanya ingin cari duit dari PKL, bahwa apakah kalau zikir di Istiqlal gak diterima Tuhan, dan tuduhan-tuduhan miring lainnya

4. Berbagai pernyataan gubernur Ahok di atas saja sudah menyakiti kami, dan kami sama sekali tidak membalas pernyataan-pernyataan tsb, lalu akhir-akhir ini beredar pula foto kami pada saat memprotes pelarangan izin Monas yang diputarbalikkan seolah-olah Majelis Rasulullah mendukung cagub Ahok, benar-benar ini sudah fitnah yang luarbiasa.

5. Tetapi manhaj Majelis Rasulullah melarang kami untuk menempuh jalan kekerasan apalagi sampai ke jalur hukum dan lain sebagainya, maka kami akan bersabar atas berbagai tuduhan dan fitnah ini, semuanya hanya akan kami serahkan kepada ALLAH SWT, dan langkah kami terhadap semua yang melakukannya adalah kami doakan agar mereka semua diberi hidayah oleh ALLAH SWT dan ditunjukkan kepada jalan yang lurus.

Klarifikasi ini kami buat bukan untuk membuka permusuhan atau perlawanan pada siapapun dan pihak manapun, melainkan hanya untuk menyampaikan kebenaran dan agar masyarakat mengetahui duduk masalah yang sebenarnya.

Sungguh tugas kami hanya untuk melakukan perbaikan sekuat tenaga kami, dan tidaklah yang menunjukkan kepada hidayah kecuali hanya ALLAH SWT, hanya kepada-NYA kami bertawakkal dan hanya kepada-NYA pula kami akan dikembalikan.

Habib Nabiel Fuad Al Musawa
Majelis Syuro Majelis Rasuluullah SAW