Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kapal Di Selat Bali Yang Tenggelam Ternyata Muat Beginian

Terkait 'Kapal Tenggelam Di Selat Bali', Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksma M Zainudin mengungkapkan, kapal feri yang tenggelam tersebut ternyata mengangkut dua unit truk besar, satu unit pikap, dan empat unit tronton. Selain itu, di Kapal Ravelia juga mengangkut 18 truk sedang dan empat kendaraan kecil.

Kapal Tenggelam Di Selat Bali


"Kapal bergerak dari Gilimanuk menuju Ketapang dengan mengangkut dua unit truck besar, satu unit pikap, empat tronton, 18 unit truk sedang dan empat kendaraan kecil total 25 unit," ujar Zainudin kepada awak media, Jumat (4/3/2016).

Zainudin menambahkan, sekira pukul 12.50 WIB, LCT Ravelia 2 mengalami kebocoran dan langsung miring pada posisi di belakang Hotel Banyuwangi Beach atau Bouy Kabel Head sebelah utara kurang lebih seratus meter Bouy Kuning kabel head.

"Selanjutnya pukul 13.10 WIB, KMP Ravelia 2 tenggelam pada posisi tersebut," tambahnya.

Adapun upaya SAR, saat ini dilakukan oleh seluruh kapal KMP, nelayan, 2 KAL TNI AL dan 1 perahu karet Lanal Banyuwangi, kapal patroli Polair. "Hingga saat ini masih dilaksanakan proses evakuasi SAR," tukasnya.

Sampai saat ini pihak SAR dan TNI AL belum bisa memastikan jumlah korban yang meninggal akibat insiden Kapal Yang Tenggelam Di Selat Bali ini.