Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Edan! Pamitnya Mau Ngaji, Malah Kepergok Hoho Hihi di Taman

Taman-taman kota yang ada di Jakarta disinyalir sudah beralih fungsi menjadi tempat hoho hihi para remaja.

Hal ini terkait ditangkapnya beberapa pasangan ABG yang sedang berpacaran di Taman Cattleya, Grogol, Palmerah, Jakarta Barat, kemarin malam.



Kasi Taman Sudin Pertamanan Jakarta Barat, Sulis, mengatakan beberapa taman di Jakarta memang kerap disalahgunakan.

Menurut dia, sejatinya taman itu untuk tempat bermain dan berkumpul bersama keluarga sebagai tempat liburan murah.

Hanya saja ada sejumlah oknum terutama anak-anak ABG kerap pacaran di lokasi tersebut.

“Di taman tersebut banyak ABG pacaran. Mereka juga pacarannya milih di tempat tempat agak sepi” ungkapnya saat dihubungi Warta Kota.

Dirinya melanjutkan, meskipun pihaknya tak mempunyai wewenang untuk merawat serta menjaga keamanan, tetapi tetap melakukan pengawasan terhadap kondisi taman tersebut.

Banyak laporan masuk ke pihaknya tentang kondisi taman yang sering dijadikan tempat mesum.

“Petugas kami pernah melaporkan bahwa di toilet-toilet yang ada di taman tersebut sering ditemukan alat kontrasepsi seperti kondom dan pil kb. Pasti ada saja laporan ke saya tentang yang aneh-aneh,” ucapnya.

Padahal pihaknya pernah memberikan peringatan agar taman tersebut dijaga dan digunakan sesuai dengan fungsinya. Tetapi tetap saja, dirinya mendapatkan laporan yang sama.

“Sudah seringkali diberitahu, apalagi di dalam situ kan juga ada aturan-aturan untuk pengunjung tamannya,” kata Sulis.


Lepas celana

Dihubungi secara terpisah, Kepala Bidang Pertamanan Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta mengatakan kejadian tersebut terjadi pada Senin pagi sekira pukul 09.00.

Saat itu petugas jaga atau polisi khusus dari dinas pertamanan memergoki 4 ABG lagi Hoho Hihi. Bahkan mereka masih dibawah umur.

“Awalnya polsus kami mengawasi saat 4 ABG yang berpasangan tersebut cuma duduk duduk saja. Tetapi lama-kelamaan menjurus ke perbuatan yang tidak senonoh. Info yang saya dapat sih katanya ke 4 abg tersebut hampir saja mau melakukan, karena celananya sudah dilepas, walaupun baju masih terpakai lengkap” kata Ratna.



Mereka lalu dipulangkan ke orangtuanya masing-masing, dengan catatan mereka menandatangani terlebih dahulu surat pernyataan. Tetapi jika nantinya melanggar kembali, makanya tak segan-segan akan dikirim ke Dinas Sosial untuk dibina.

“Soalnya kebanyakan yang berkunjung kesini memang anak-anak sekolah, SMP dan SMA. Terus pelaku yang ketangkep ini ngaku sama orangtuanya mau pergi ngaji. Kan jelas sudah salah, malah main ke taman dan berbuat tak senonoh,” ujarnya.