Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Parah! Sudah Punya Istri, Polisi Ini Malah Pamerkan "Anu"nya Di Depan 2 Wanita

Ada ada saja tingkah laku oknum polisi yang membuat imej kepolisian tercoreng, Aksi memalukan dilakukan seorang anggota polisi berinisial Brigadir BD (30). Polisi yang bertugas di Mapolsek Talang Kelapa, Banyuasin, Sumatra Selatan, itu memamerkan anunya kepada dua wanita, gadis dan ibu rumah tangga (IRT).

Parah! Sudah Punya Istri, Polisi Ini Malah Pamerkan "Anu"nya Di Depan 2 Wanita


Peristiwa itu terjadi di Jalan Letjend Harus Sohar, Lorong Santoso, RT 32, Kecamatan Sukojadi, Kecamatan Sukarami, Palembang. Usai kepergok, polisi tersebut nyaris tewas dihajar massa.

Kejadiannya bermula saat pelaku yang sedang tidak berseragam melintas di TKP dan melihat korban, Ajeng (19) yang baru tiba di rumahnya. Tiba-tiba, pelaku memelorotkan celana pendek yang dipakainya dan memamerkan anunya ke korban. Korban pun teriak sekencangnya.

Kemudian, pelaku berjalan kembali tak jauh dari lokasi pertama. Lagi-lagi pelaku memamerkan "barang"nya ke seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Siti Rohani (28).Kedua korban akhirnya menemui ketua RT setempat, Mustakim, untuk melaporkan kejadian yang baru dialaminya.

Bersama warga, ketua RT mengejar pelaku. Ternyata pelaku melarikan diri dan berhasil ditangkap di Jalan Adi Sucipto, Komplek Angkatan Udara, Palembang, yang tak jauh dari lokasi.

Beringas, ratusan warga yang kebetulan ada hajatan di lokasi, menghajar pelaku hingga babak belur. Setelah puas, barulah diserahkan ke kantor polisi.

Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Nurhadiansyah membenarkan sudah mengamankan pelaku yang berstatus sebagai anggota polisi. Pihaknya belum memberikan keterangan terkait motif pelaku memamerkan kemaluannya tersebut. Namun, pelaku diketahui sudah memiliki istri.

"Benar, kemarin kita amankan oknum polisi yang diduga memamerkan k3m4lu4nnya ke dua orang wanita," ungkap Nurhadiansyah.

Atas ulahnya, pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dijerat Pasal 281 KUHP tentang melanggar kesopanan di muka umum. "Saksi sudah kita mintai keterangan, termasuk ketua RT setempat," pungkasnya.