Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Parah! Driver Go-jek Ini Nekat Remas Bokong dan "Anu"nya Siswi Sekolah

Kejadian pelecehan ini dilakukan oleh seorang driver Go-jek bernama Irwan pada seorang siswi sekolah di daerah Jakarta Selatan yang sedang memakai jasanya, Salah satu keluarga korban pelecehan yang tak terima dengan perlakuan driver Go-jek menuliskan kronologinya sebagai berikut.





Ini kejadian yg telah di alami oleh saudara saya, saat memesan gojek dari sekolah menuju pulang.

Marah dan sangat kecewa ketika adik perempuan saya memakai jasa Gojek dengan layanan Go ride berjalan dari sekolahnya menuju rumah. Awalnya di tengah perjalanan sang driver menceritakan masalah seksnya kepada adik saya, tapi adik saya tidak menanggapi hal tersebut. Berulang kali adik saya mendiamkan percakapan tersebut, tetapi hal konyol malah dilakukan sang driver ketika sampai di tempat tujuan. Saat adik saya membayar, sang driver (Irwan +628121947635) berani memegang dan menahan tangan, merangkul tubuh, menempelkan mukanya ke leher adik saya. Yang disana adik saya mencoba mendorong driver tersebut untuk melawan, tetapi driver yang sudah nekat itu berani melakukan hal brengseknya dengan melakukan hal yang paling tidak sopan yaitu memegang bokong dan k3m4luan adik saya.

Saya dan keluarga sangat kecewa dengan prilaku driver gojek seperti ini. Ditambah lagi ketika kami melakukan pengaduan kepihak gojek, pihak gojek seperti tidak menanggapi hal ini dengan serius, dengan lambatnya tanggapan dan tidak mau mengonfirmasi sanksi apa yang akan diberikan gojek kepada sang driver.

Saya sempat meminta pihak gojek memfasilitasi kami selaku keluarga korban dengan driver sebagai pelaku, hal seperti ini pun sama sekali tidak di lakukan perusahaan layanan jasa besar itu.

Melihat kemungkinan besar sang driver masih berkeliaran dengan bebas dan tidak mendapatkan sanksi apapun, kami sekeluarga melaporkan kejadian ini ke pihak yang berwajib, untuk segera menegur pihak gojek dan menangkap pelaku agar mempertanggung jawabkan perilakunya terhadap konsumsen.

Saya menghimbau untuk berhati-hati dalam menggunakan layanan jasa gojek. Agar kejadian ini tidak terulang kepada orang lain. Orang-orang terdekat dan yang kita sayangi.

Irwan, Driver Go-jek Yang Jadi Tersangka


Sementara itu, Humas PT Go-Jek Indonesia Rindu Ragilia mengatakan, pihaknya sudah mengatasi masalah ini dengan memutus kerja sama Go-Jek dan Irwan.

"Oknum driver bersangkutan juga telah mengakui perbuatannya. Kami selaku institusi tidak dapat menoleransi kejadian ini dan telah mengambil keputusan tegas dengan memutuskan kerja sama dengan pelaku," ujar Rindu ketika dihubungi, Minggu (14/2/2016).

Rindu mengatakan, tindakan yang dilakukan Irwan sudah merusak reputasi perusahaan. Irwan juga sudah merusak upaya driver GoJek lain yang selama ini selalu berusaha memberi rasa aman dan nyaman untuk penumpang. Rindu juga berharap kejadian ini bisa menjadi pembelajaran bagi driver lain agar tidak berbuat hal serupa.

"Tindakan serupa tidak dapat ditoleransi dan pelakunya pasti langsung ditindak tegas," ujar Rindu.

Seperti diberitakan, pengalaman buruk kembali dialami oleh pengguna jasa ojek online. Kali ini, peristiwa itu menimpa seorang gadis ABG bernama Nia yang menggunakan Go-Jek dari sekolahnya ke rumah.

Cerita mengenai Nia menjadi viral di media sosial Path. Dalam postingan Path tersebut, diceritakan soal driver Go-Jek, yaitu Irwan, yang sudah mulai bersikap tidak baik terhadap Nia.

"Awalnya, di tengah perjalanan, sang driver menceritakan masalah seksnya kepada adik saya. Tapi, adik saya tidak menanggapi hal tersebut. Berulang kali adik saya mendiamkan percakapan tersebut, tetapi hal konyol malah dilakukan sang driver ketika sampai di tempat tujuan," bunyi postingan itu.

"Saat adik saya membayar, sang driver berani memegang, menahan tangan, merangkul tubuh, dan menempelkan mukanya ke leher adik saya."

Dari gaya bahasa postingan itu, seolah yang menceritakan kejadian adalah kakak Nia. Kakak Nia mengatakan, adiknya berusaha melawan dengan mendorong driver Go-Jek bernama Irwan itu. Akan tetapi, Irwan justru semakin menjadi-jadi dan semakin tidak sopan terhadap Nia.

"Driver Go-Jek yang sudah nekat itu berani melakukan hal brengseknya dengan melakukan hal paling tidak sopan yaitu memegang bokong dan k3m4luan adik saya."