Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jangan Menilai Wanita Dari Jilbabnya Saja

Abu Aliyah berkata kepada para sahabatnya:
“Pelajarilah Islam, bila telah mempelajari Islam kalian tidak akan membencinya. Tetaplah berada diatas jalan yang lurus, karena sejatinya jalan yang lurus adalah Islam. Janganlah menyimpang dari jalan itu dan berpegang teguhlah dengan Sunnah Nabi. Berhati-hatilah terhadap hawa nafsu, karena ia membuat para pelakunya saling bermusuhan dan dengki”. 1

Makna jilbab seperti inilah yang diinginkan Allah :

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q.S Al-Ahzab : 59)

Jika seorang wanita muslimah memakai hijab (jilbab), secara tidak langsung dia berkata kepada semua kaum laki-laki, “Tundukkanlah pandanganmu, aku bukan milikmu serta kamu juga bukan milikku, tetapi aku hanya milik orang yang dihalalkan Allah bagiku. Aku orang yang merdeka dan tidak terikat dengan siapa pun, dan aku tidak tertarik kepada siapa pun, karena aku jauh lebih tinggi dan terhormat dibanding mereka yang sengaja mengumbar auratnya supaya dinikmati oleh banyak orang.”