Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hal-Hal Yang Baik Dilakukan Setelah Makan

MAILMASTER Subject: On 2014-07-07, at 3:01 PM, Teplitsky, Ariel wrote: Polat family digs in for a 2 a.m. meal. Spencer Wynn photo Breaking Fast ENH 012.JPG

Ketika kelaparan kita akan sulit berpikir, ternyata setelah makan pun banyak yang malah tambah sulit berpikir dan tidak nyaman bekerja karena kekenyangan. Ada beberapa hal yang bagus dilakukan setelah makan. Apa sajakah hal-hal tersebut?

1. Menjilati jari-jemari

Jika makanan salah seorang kalian jatuh, hendaklah diambil dan disingkirkan kotoran yang melekat padanya, lalu memakannya. Dan janganlah dia mengusap tangannya (membersihkannya) sehingga menjilatinya.” (HR. Muslim)

Dalam riwayat al Thabrani dari hadits Abu Sa’id disebutkan, “karena dia tidak tahu pada makanannya yang mana dia diberkahi.” (Muslim  juga meriwayatkan yang serupa dari Anas dan Abu Hurairah).

Syaikh Ibnul Utsaimin dalam Syarh Riyadhus Shalihin mengungkapkan hikmah lainnya dari sisi medis, “Ada orang yang menyampaikan informasi kepadaku yang bersumberkan dari keterangan salah seorang dokter, bahwa ruas-ruas jari tangan ketika digunakan untuk makan itu mengeluarkan sejenis cairan yang membantu proses pencernaan makan dalam lambung.

Seandainya informasi ini benar maka ini adalah di antara manfaat mengamalkan sunnah di atas. Jika manfaat secara medis tersebut memang ada, maka patut disyukuri. Akan tetapi jika tidak terjadi, maka hal tersebut tidaklah menyusahkan kita karena yang penting bagi kita adalah melaksanakan perintah Nabi.” (Syarah Riyadhus Shalihin Juz VII hal 243-245)

2. Istirahat sebentar
Setelah makan berat, harus beristirahat sebentar sebelum melanjutkan aktivitas lainnya. Hal ini membantu fungsi sistem pencernaan agar bekerja dengan tepat.

Sahabat Ummi, kita perlu menyadari perasaan lelah setelah makan berat. Saat makan berat, otak mengalihkan energi ke pencernaan. Sel darah merah dikirim dari otak untuk menghancurkan partikel makan dan menyerap nutrisinya. Inilah sebabnya, disarankan untuk duduk beberapa menit, tapi jangan sampai tertidur. Istirahat maksimum 15-20 menit untuk menghindari timbunan lemak.

3. Berjalan

Jalan-jalan setelah makan sebenarnya tidak buruk sama sekali. Sebaliknya, waktu luang setelah makan dengan berjalan malahan membantu dalam pencernaan makanan, mengontrol berat badan, dan sangat baik untuk orang yang sering menghadapi masalah pencernaan atau perut kembung.

Tapi berjalan-jalan langsung setelah makan akan membuat sulit bagi sistem pencernaan untuk menyerap nutrisi dari makanan yang kita konsumsi. Sebaiknya, tunggulah dulu setidaknya 30 menit hingga satu jam setelah makan, kemudian jalan-jalanlah.

Jangan jalan berlebihan atau terlibat dalam aktivitas fisik yang membutuhkan kekuatan dan energi lebih. Hal ini karena sebagian besar energi tubuh sedang digunakan untuk menghancurkan makanan, sehingga kita tidak akan memiliki cukup kekuatan untuk menjalankan kegiatan yang lain. Jalan-jalan ringan membantu meningkatkan kerja sistem pencernaan dan membuat kita merasa ringan.

4. Minum teh hijau
Setelah makan berat, kita harus makan atau minum sesuatu yang memudahkan proses pencernaan. Untuk mencerna makanan dengan mudah, minum teh hijau setelah makan dapat mengurangi rasa perut begah (perut terasa penuh karena terlalu kenyang).

Teh hijau adalah minuman herbal yang meningkatkan kerja sistem pencernaan. Teh herbal lain seperti chamomile, jahe, peppermint atau daun mint juga efektif untuk mempromosikan kerja pencernaan. Selain itu, teh-teh herbal ini juga membersihkan racun dari tubuh.

Minum teh setelah makan dapat mengganggu penyerapan zat besi non-heme (ditemukan pada tumbuhan sebagai lawan dari zat besi heme yang ditemukan dalam daging) yang dikonsumsi dalam makanan. Teh mengandung zat tanin yang dapat mengikat mineral zat besi sehingga daya serap sel darah merah terhadap zat besi menurun.

Jika minum teh terlalu dekat dengan waktu makan secara terus-menerus, maka penyerapan zat besi dalam darah akan terganggu. Akibatnya

kita jadi makin mudah terkena anemia. Sebaiknya, minumlah teh kurang lebih dua jam sebelum atau sesudah makan. Juga, jangan mengonsumsi teh terlalu kental atau jumlahnya berlebihan. Karena, teh mengandung kafein yang memiliki sifat diuretik, yang bisa menyebabkan dehidrasi.

5. Minum air hangat
Air panas atau hangat dianggap sebagai minuman yang efektif untuk menurunkan berat badan. Jika sedang diet tetapi harus makan berat, minumlah air hangat setelahnya tapi langsung setelah makan.

Istirahatkan perut sekitar 25-30 menit dan kemudian baru minum. Sahabat Ummi juga dapat menambahkan jus lemon untuk meningkatkan kerja pencernaan. Asam dalam jus lemon membantu membakar timbunan lemak, mencegah masalah lambung dan juga meningkatkan kecepatan pencernaan