Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Delima Buah Surga Yang Kaya Khasiat

index

Rasanya yang manis-manis asam, banyak bijinya menjadi bingung, mau diapakan buah ini, karena jika dimakan pun tidak nyaman, karena memang buah ini tak seperti lainnya, yang bisa dinikmati dengan mudah, karena dagingnya banyak, rasanya manis dan enak.

Padahal jika buah delima ini dibudidayakan dengan baik dan diambil manfaatnya, maka akan memperoleh keuntungan yang luar biasa , karena buah bulat ini memiliki khasiat yang banyak.

Ar-Rumman alias buah Delima atau dalam bahasa latinnya Punica granatum, juga merupakan salah satu buah yang tak biasa. Karena buah ini tersebut dalam Al Qur’an sebanyak tiga kali, dan termasuk buah surga. Hal ini terlihat nyata dari potongan ayat berikut:“Di dalam kedua surga itu ada buah-buahan, kurma dan delima” (ar-Rahman [55] ayat 68)

Biasanya, buah delima ini disebutkan bersama-sama dengan anggur dan buah kurma, penyebutan ini mengandung tiga hal sekaligus yakni (1) indikasi adanya varietas atau kultivar buah, (2) adanya sedekah yang harus ditunaikan setiap kali panen dan yang terakhir adalah (3)  penjelasan mengenai keburukan sifat boros.

Buah delima ini berwarna kemerahan. Bagian dalamnya terdiri atas banyak daging buah yang berupa kantong-kantong yang membungkus biji. Rasa buahnya manis asam menyegarkan. Buah ini menyebar didunia, dari Cina hingga California, AS.

Tumbuhan delima ini ditengarai  berasal dari Iran, dan pada masa Nabi Musa a.s, tumbuhan ini mulai dibudidayakan. Banyak catatan-catatan kuno mengenai buah ini terutama pada masyarakat Cina, Mesir dan Yunani. Kebanyakan mereka menggunakan buah ini sebagai simbol yang melambangkan banyak anak, fertilitas, keabadian dan juga kemakmuran.

Pohon delima biasanya berbentuk semak atau pohon. Umumnya mencapai 6-9 meter. Dibelahan dunia, pohon ini menggugurkan daunnya saat musim gugur, namun terkadang daunnya tetap hijau walaupun pada musim dingin. Meski pohon ini berusia panjang sekitar 200 tahun, namun produksi buahnya mulai menurun saat pohon ini berusia 15 tahun.

Bunga delima amat indah pada umumnya berwarna ungu kemerahan, putih atau campuran antara keduanya. Bahkan bunganya bisa dimanfaatkan di Asia tengah sebagai pewarna alami. Bunga yang berwarna ungu bisa diekstrak dengan indah menjadi warna merah.

Pemanfaatan buah delima ini sebagaimana kurma dan zaitun, bisa untuk makanan sehat, karena kandungan lemak dan proteinnya sangat kecil. Delima juga kaya akan sodium, riboflavin, thiamin, niasin, vitamin C, kalsium dan fosfor. Jika dijus, buah ini mengandung cukup banyak antioksidan. Hingga bisa memperlambat penuaan dini dan menjauhkan dari penyakit jantung.  Biji delima juga disinyalir sebagai bumbu penambah rasa, biji yang kering sebagai pengganti kismis dalam pembuatan kue dan permen di Eropa.

Berapakah nilai kalori nutrisi dari buah ini? Ternyata cukup tinggi yakni 65, dan kandungan lemak rendah. Buah delima digunakan sebagai (1) obat diare, (2) sakit telinga, (3) mata kabur, (4) demam, (5) sakit gusi dan gigi, dan (6) serta sakit pencernaan. Sedangkan di daerah Srilanka memanfaatkan kuncup daun yang direbus laiknya daun teh digunakan sebagai obat diare dan sakit saluran pernafasan, sedangkan bunganya  digunakan untuk mengobati sakit mata.

Demikian sahabat ummi, manfaat buah delima, buah surga yang insyaAllah akan kita jumpai kelak. Semoga di dunia kita juga dapat mengambil manfaat buah ini dengan sebaik-baiknya.