Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bolehkah Akikah Secara Berangsur-Angsur

index

Sahabat muslimah, ketika seorang bayi lahir, kedua orangtuanya memiliki kewajiban untuk memberi nama yang baik, selain itu juga dianjurkan untuk melakukan akikah, yakni penyembelihan kambing sebanyak dua ekor untuk anak laki-laki, dan satu ekor untuk anak perempuan, adapun hukumnya adalah sunah muakad.

“Setiap anak tergadaikan dengan akikahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuh, digundul rambutnya dan diberikan nama.” (HR. Abu Daud no. 2838)

Lalu bagaimana jika keadaan ekonomi orangtua belum cukup, bolehkah melakukan akikah secara berangsur? Terutama untuk anak laki-laki yang disyariatkan menyembelih dua ekor kambing?

In syaa Allah hal ini diperbolehkan. Sebagaimana hadits, “Rasulullah mengakikahi Hasan dan Husein masing-masing satu ekor kambing.” (HR. Abu Daud no. 2841)

Hadits ini menunjukkan kebolehan menyembelih minimal satu ekor kambing untuk anak laki-laki, atau bisa juga menunjukkan bahwa penyembelihan dua ekor kambing untuk akikah anak laki-laki boleh tidak dilaksanakan sekaligus di saat yang sama.

Jika di kemudian hari orangtua memiliki kelebihan rezeki, barulah bisa memotong seekor kambing lagi, alias melakukan akikah secara berangsur. Hal ini sesuai dengan anjuran Rasulullah:

“Bahwasanya Rasulullah memerintahkan pada para sahabat untuk mengakikahkan anak laki-lakinya dengan dua ekor kambing, dan anak perempuan cukup satu ekor kambing saja.” (HR. Tirmidzi no.1513)

Semoga info ini bermanfaat. Wallaahualam.