Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

1 Dari 6 Kriteria Yang Harus Di Miliki Seorang Gadis Atau Janda

664xauto-menangis-saat-dengar-adzan-menangis-saat-dengar-adzan-140911q

Seorang perempuan mundur dari proses ta’aruf. Dia tak terlalu percaya diri. Kriteria sang laki-laki rasanya terlalu ideal baginya: calon istri haruslah perempuan sholehah. Dia merasa dirinya belum sholehah, masih belajar menuju ke sana. Dan dia takut mengecewakan.

Kita kerapkali mengidentikkan bahwa sholehah itu berarti baik dalam segala hal. Tak boleh ada kekurangan. Ini sering membuat seorang perempuan ragu-ragu jika ada laki-laki yang menuliskan ‘sholehah’ dalam daftar kriteria calon istri yang diharapkannya.

Sebenarnya, jangankan laki-laki, perempuan islam pasti juga sangat ingin dirinya menyandang gelar sholehah. It’s a dream come true. Namun bagi mereka yang tumbuh besar dengan pola asuh yang tak sesuai dengan syariat agama Islam, men-sholehah-kan diri saat sudah dewasa ternyata tak semudah membalikkan telapak tangan.

Dalam Al-Qur’an, Allah tak hanya memperkenalkan kriteria sholehah, lho. Ada kriteria lain yang bisa jadi lebih mudah dicapai lebih dulu bagi perempuan yang sedang belajar menuju sholehah. Kriteria itu ada dalam Surat At-Tahrim ayat 5:

1. Muslimah

Perempuan yang berserah diri kepada Allah dan tunduk patuh kepada-Nya.

Seperti dulu Nabi Ibrahim berserah diri kepada Allah: “(Ingatlah) ketika Tuhan berfirman kepadanya (Ibrahim), “Aslamtu, berserah dirilah”. Dia (Ibrahim) menjawab, “Aku berserahdiri kepada Tuhan Seluruh Alam)”

2. Mukminah

Perempuan mukmin, mereka yang berhasil menjaga keimanannya agar tidak hilang, tidak menurun dan tidak lekang oleh waktu.

3. Qonitah

Perempuan yang sangat taat kepada Allah.

Dalam ayat ke-12 surat At-Tahrim, Maryam secara jelas diberi predikat ini, ” dan Maryam putri Imron yang memelihara kehormatannya, maka kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh ciptaan kami, dan dia membenarkan kalimat-kalimat Tuhannya dan kitab-kitab-Nya, wa kaanats minal qonitiin, dan dia termasuk perempuan yang taat”.

4. Taaibah

Perempuan yang selalu bertaubat.

Sebuah implementasi perintah Allah di ayat ke-8 surat At-Tahrim: “Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuha, taubat yang sungguh-sungguh.”

5. ‘Aabidah

Perempuan yang suka beribadah. Sholat wajib tepat waktu, sholat sunnah tak pernah dibiarkan berlalu.

6. Saaikhah

Perempuan yang suka berpuasa. Puasa wajib di bulan Ramadhan lengkap, puasa sunnah tak pernah terlewat.

Sekarang pilihannya lebih banyak, ada 6 kriteria. Perempuan islam, gadis ataupun janda, tak boleh lagi merasa rendah diri karena merasa belum sholehah. Pilih salah satu dari 6 kriteria itu, tekuni, dan jadikan kita ahli di dalamnya.

Lalu kita bisa berkata : saya memang belum sholehah dengan sempurna, tapi saya suka berpuasa senin kamis dan tiga hari di pertengahan bulan, mudah-mudahan Allah menilai saya sudah masuk dalam kriteria saaikhah.

Jika satu kriteria sudah, bisa lanjut ke kriteria kedua. Mudah-mudahan, Allah memudahkan semua perempuan yang bersungguh-sungguh, menjadi sholehah. Sebaik-baik perhiasan dunia.