Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jika Takut Pada Neraka, Bersedekahlah Walaupun Sebiji Kurma

048893600_1434952294-22062015-kurma

Dalam Hadist Qudsi dijelaskan. Dari Adi bin Hatim r.a., dia berkata, “Dulu saya disisi Rasulullah Saw., kemudian datanglah dua orang laki-laki. Salah satunya mengadukan kemiskinan dan yang lain mengadukan penyamun. Maka Rasulullah Saw. bersabda, “Adapun penyamun, sesungguhnya datang kepadaMu hanya sedikit, sehingga keluarlah kalifah ke Makkah tanpa penjaga.

Dan kemiskinan, sesungguhnya kiamat itu terjadi sehingga seseorang diantaramu mengedarkan sedekahnya, dia tidak mendapati orang yang mau menerima sedekahnya itu. Kemudian, sungguh seseorang diantaramu berdiri dihadapan Allah, yang diantanya dan diantara Tuhan tidak ada tabir dan tidak ada penerjemah yang menerjemahkannya.

Kemudian, sungguh Allah berfirman kepadanya, “Tidakkah aku memberikan harta kepadamu?” Maka dia menjawab, “Ya.” Kemudian, dia melihat kekanannya maka dia tidak melihatnya kecuali api. Lalu, dia melihat kekirinya, dia tidak melihatnya kecuali api. Maka, hendaklah seseorang diantaramu takut pada neraka walaupun dengan separuh kurma, dan jika dia tidak mendapati, hendaklah dengan kata-kata yang baik” (HR Bukhari).

Hadist tersebut menunjukkan bahwa salah satu jalan keselamatan diakhirat adalah dengan bersedekah meski sedikit secara kuantitas. Dalam kaitan ini, Rasulullah Saw. juga mengajarkan untuk berdoa agar dihindarkan dari sifat pengecut dan kikir. “Allahumma inniy a’udzubika minnal hammi walkhazani wa a’udzubika minnal ajzi wal kasali wa a’udzubika minnal jubni wal bukhli wa a’udzubika min ghalabatidayni wa qahrirrijal (Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan lemas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan, aku berlindung kepada Engkau dari lilitan utang dan keesewenang-wenangan manusia) (HR Abu Dawud)